:::: MENU ::::

Sunday, February 5, 2017

Gunung Merbabu pun bisa bermanfaat untuk umat 

Malam ini saya membaca sebuah komentar dari status yang ditulis oleh Halaman fan page NU online dan seorang pengunjung memberikan komentar dengan memberikan ayat Al Quran 

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّ الَّذِينَ آَمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالنَّصَارَى وَالصَّابِئِينَ مَنْ آَمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآَخِرِ وَعَمِلَ صَالِحًا فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ

“Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabi’in, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari Kemudian serta beramal shalih, maka untuk mereka adalah ganjaran dari sisi Tuhan mereka, tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati” (QS. Al Baqarah: 62)

Al Quran dengan redaksi yang jelas kaum itu bukan kaum yang kafir malahan ada yang di katakan beriman

ayat selanjutnya mirip di atas 

Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Shabi’in dan orang-orang Nasrani, siapa saja di antara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah dan hari Kemudian serta beramal shalih, maka untuk mereka adalah ganjaran dari sisi Tuhan mereka, tidak ada ketakutan atas mereka dan tidak pula mereka bersedih hati” (QS. Al Maidah: 69)

Allah menekankan sampai di ulang dua kali dengan redaksi yang hampir mirip

Jadi pertanyaannya Keimanan bukan hanya milik islamkah? Yahudi Nasrani shabi'in bisa juga beriman.

Artikel ini ada hubungannya ketika saya menulis di blog ini juga dengan judul : Lahir dengan menjadi Muslim,Nasrani dan Yahudi atau lainnya

Tuesday, January 24, 2017

Untuk menuju pantai ini kami menggunakan perahu dari pantai Karanggongso. Di Pantai ini selain pasirnya yang putih,kita bisa bermain air dan cukup aman. Apalagi setiap pengguna perahu di berikan pelampung.

Pantai Pasir Putih - Kabupaten Trenggalek






Pantai selatan di wilayah Kabupaten Trenggalek adalah Pantai karanggongso di situ kita bisa menyewa perahu untuk melihat keindahan sekitar pantai,selain itu ada banana boat.

Kalau disini saya sarankan untuk menyewa perahu untuk bisa menikmati keindahan sekitar pantai dan bisa singgah di pantai pasir putih

Pantai Karanggongso -kabupaten trenggalek




Pantai Prigi merupakan pantai selatan yang masuk wilayah Kabupaten Trenggalek dan sekitar satu jam dari kota Trenggalek.

Dari Kota Trenggalek ke arah Tulungagung kami berangkat jam 4 pagi menuju pantai Prigi. Dengan kondisi pagi hari yang segar membikin semangat untuk melihat hal baru bagi kami sekeluarga. Sesampai di lokasi yang masih pagi dan sedikit hujan rintik kami memasuki area pantai Prigi.

Bagus memang pantainya dan untuk pantai ini memang di larang untuk bermain air.

Pantai Prigi - Kabupaten Trenggalek



Berikut videonya :

Thursday, November 24, 2016


Kalau teman memperbarui Google plus di Android pasti akan ditemukan logo Spaces yang ada di bilah samping. Apa itu Spaces? Yang saya baru tahu Spaces adalah Grup kecil yang berupa Folder-folder dengan sebuah tema dan kalau di Google plus layaknya foler "Koleksi".

Bedanya di Spaces setiap folder akan sampai ke pengguna yang kita bagikan dengan melalui tautan URL atau tautan yang kita bagikan Facebook,email atau lainnya. Jadi tidak semua orang bisa melihat Folder atau koleksi kita di Spaces. Dan hanya pengguna dengan melewati tautan dan sudah mengikuti Spaces kita.

Folder di dalam Spaces terserah kita menggunakannya seperti Koleksi foto,komik yang kita bikin,atau tema-tema lainnya. Spaces sendiri baru beberapa minggu diluncurkan dan saya belum tahu kejelasan perkembangannya nanti.

dan lebih jelasnya silahkan ikuti tautan ini: https://get.google.com/spaces

contoh my spaces ku : https://goo.gl/spaces/bfWW5PJpMNve8nDU8

Bagi pemegang smartphone biasanya sudah terinstal Google maps dan mungkin beberapa orang sudah paham menggunakan Google maps dan beberapa orang hanya menggunakan sekedar melihat peta saja.

Nah ini manfaat Google Maps yang saya ketahui

1) Melihat peta
saya kira semua sudah paham menggunakannya

2) Melihat Traffic atau keadaan lalu lintas
Salah satu melihat trafik atau melihat lancar atau tidaknya lalu lintas adalah dengan google maps.
 -buka gps
 -buka google maps
 -setelah masuk google maps klik lalu lintas di tab sebelah kiri dan akan terlihat warna merah hijau dan kuning pada jalan jalan di peta,warna merah menunjukkan kepadatan dan hijau lancar.. anda bisa melihat dengan mode satelit di tab sebelah kiri.

3) Tracking tempat 
Seumpama kita menuju ke suatu lokasi dan ingin di pandu oleh Google Maps caranya adalah :
- Buka atau aktifkan GPS
- Ketik tujuan kita tab "search/pencarian"
- Setelah kita pastikan tujuan kita maka di bawah terlihat gambar mobil kemudian klik gambar tersebut
- Kemudian muncul gambar panah di bawah peta dan silahkan klik gambar panah tersebut
- dan biarkan Google maps terbuka nanti anda akan di pandu sampai tujuan

4) Mengetahui posisi teman kita
bila kita ingin mengetahui posisi keluarga,teman pacar atau seseorang dengan Google maps yang terintegrasi dengan Google+ caranya adalah :
- buka atau aktifkan GPS
- masuk ke Google plus
- Teman,keluarga,pacar atau seseorang harus mempunyai pertemanan atau saling melingkari yang sama di Google plus
- di tab sebelah kiri G+ ada lokasi dan silahkan buka
- Setelah terbuka di atas sebalah kanan ada .../titik tiga kemudian klik location shraing
- Centang On dan kemudian pilih seseorang yang kita share
Maka setelah itu kita akan bisa melihat pergerakan atau posisi seseorang.yang telah berbagi dengan kita

5) Daftarkan tempat bisnis kita agar terlihat di Google Maps
Caranya bikin akun di Google bisnis dan setelah lengkap dan akun bisnis terbuat termasuk letak alamat kita, maka gooogle akan minta verivikasi,verifikasi bisa di kirim pos dan setelah proses verifikasi berhasil,tempat bisnis kita akan tampil di Google Maps

Selamat mencoba

Monday, October 24, 2016

Q: *Mengapa IDI menolak DLP?*
 A: Perlu ditegaskan bahwa yang ditolak IDI bukan DLP, tapi yang ditolak adalah Program Studi DLP. Di dalam Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) tahun 2012 yang diterbitkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), yang disusun bersama IDI bersama AIPKI, mencantumkan bahwa lulusan dokter memiliki kompetensi dokter layanan primer.
Di dalam sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh Kolegium Dokter Indonesia (sebelumnya bernama Kolegium Dokter Primer Indonesia) mencantumkan kalimat dokter layanan primer. Di dalam SKDI tahun 2012, disebutkan mengenai tingkat kemampuan 4B yaitu Profisiensi (kemahiran) yang dicapai setelah selesai internsip dan/atau Pendidikan Kedokteran Berkelanjutan (PKB). IDI memandang kompetensi DLP cukup diperoleh dengan pendidikan berkelanjutan (P2KB/CPD) tanpa perlu melalui pendidikan formal.
Tujuan akhir yang sama-sama ingin dicapai adalah peningkatan kualitas dokter di layanan primer.

 Q: *Apa masalahnya dengan Prodi DLP?*
A: IDI tidak mempermasalahkan mengenai kebutuhan akan pendidikan baru bagi dokter jika memenuhi kaidah-kaidah yang berlaku di profesi kedokteran. Jika bicara mengenai pendidikan dokter, maka menjadi ranah Kolegium (MKKI) di IDI yang berhak melihat apakah pendidikan baru tersebut telah memenuhi kaidah-kaidahnya. Salah satu ketentuan yang berlaku adalah percabangan ilmu baru harus memenuhi perbedaan sebesar 70% dari disiplin ilmu lain yang telah ada. Hingga saat ini belum tuntas mengenai perbedaan kompetensi DLP (yang diajukan oleh pemerintah) dengan kompetensi dokter umum (lulusan prodi pendidikan profesi dokter) atau dengan kompetensi spesialisasi lain di IDI yang mungkin saja bersinggungan. Karena belum selesainya pembahasan kompetensi tersebut, maka belum ada Kolegium yang mengampu disiplin ilmu baru yang disahkan melalui forum Majelis Kolegium Kedokteran Indonesia (MKKI), yang selanjutnya harus disahkan oleh KKI sehingga Kementerian memiliki dasar untuk mengesahkan program studi tersebut. Proses di tingkat MKKI dan KKI yang belum tuntas, namun pemerintah tetap memaksa prodi DLP tetap berjalan di beberapa fakultas kedokteran. Ditambah lagi, peraturan turunan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2013 tentang Pendidikan Kedokteran berupa peraturan pemerintah (Pasal 7 ayat 9) dan peraturan menteri (Pasal 29 ayat 2) belum terbit sebagai dasar hukum pelaksanaan program studi. Hal krusial lain adalah masih terdapat permasalahan aspek legal di dalam UU Dikdok yang berimplikasi terhadap penghilangan kewenangan serta kastanisasi dokter di FKTP.

Q: *Apa masalah lain dari DLP yang terdapat di undang-undang?*
A: Beberapa permasalahan terkait DLP di undang-undang: Penjelasan Pasal 8 ayat (2) menyebutkan “Program dokter layanan primer ditujukan untuk memenuhi kualifikasi sebagai pelaku awal pada layanan kesehatan tingkat pertama, melakukan penapisan rujukan tingkat pertama ke tingkat kedua, dan melakukan kendali mutu serta kendali biaya sesuai dengan standar kompetensi dokter dalam sistem jaminan kesehatan nasional.” Hal yang berimplikasi secara nasional yaitu kalimat yang menyebutkan bahwa DLP sebagai pelaku awal dan melakukan penapisan rujukan. Dalam arti bahwa dokter selain DLP di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) tidak dapat menjalankan fungsi sebagai pelaku awal dan melakukan rujukan. Hal ini tentunya akan menimbulkan masalah nasional. Pasal 8 ayat (3) menyebutkan “Program dokter layanan primer sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan kelanjutan dari program profesi dokter dan program internsip yang setara dengan program dokter spesialis.” Kalimat “setara dengan program dokter spesialis” menimbulkan kebingungan mengenai pendidikan yang harus ditempuh. Jika pendidikan ini adalah pendidikan spesialis maka seharusnya mengikuti kaidah pembentukan disiplin ilmu baru di lingkungan profesi dokter. Terdapat beberapa hal lain yang dinilai menimbulkan kebingungan jika disinkronisasi dengan peraturan perundang-undangan lain.

Q: *Apakah tidak ada komunikasi dengan kementerian mengenai peraturan turunan terkait DLP?*
A: PB IDI telah terlibat dalam pembahasan rancangan peraturan pemerintah tentang peraturan pelaksana undang-undang pendidikan kedokteran. Hal-hal yang dikritisi terkait standar kompetensi serta aspek lain di undang-undang yang dipandang bermasalah telah disampaikan dalam setiap forum pembahasan. Namun pemerintah belum menerima sepenuhnya masukan dan usulan dari IDI. PB IDI telah bersurat formal kepada Kementerian RistekDikti yang menyatakan belum menerima pembahasan terkait DLP dan meminta agar substansi DLP dikeluarkan dari draft PP, namun pemerintah tetap menjalankan program tersebut meski PP belum terbit.

 Q: *Apa masalahnya jika pemerintah tetap menjalankan program DLP ini?*
A: Saat ini telah timbul potensi konflik horizontal antar dokter. Konflik antara yang mendukung dengan mayoritas anggota IDI yang mengawal putusan Muktamar IDI menjadi perhatian serius dari PB IDI. Sebagai organisasi yang mengemban amanah untuk mempersatukan seluruh potensi dokter, IDI harus menyikapi persoalan ini sesegera mungkin dan menemukan penyelesaian masalahnya. Namun upaya yang dilakukan PB IDI untuk mendorong pemerintah menunda dulu pelaksanaan program hingga tuntas pembahasan di DPR mendapat respon yang kurang positif. Pemerintah, khususnya Kementerian Kesehatan tetap bertahan agar dokter-dokter yang telah terdaftar untuk terus menjalani program. Bahkan ada beberapa dokter di puskesmas yang diminta untuk menjadi tenaga pengajar. Terakhir, Kementerian Kesehatan secara masif bersurat ke Gubernur/Bupati/Walikota untuk mendukung program pendidikan DLP ini. Apakah pemerintah ingin konflik antar dokter terus tercipta? IDI terus berjuang untuk mempersatukan seluruh dokter Indonesia.

Q: *Apa solusi yang didorong oleh IDI?*
A: IDI tetap mendorong ada penguatan kompetensi dokter di layanan primer melalui pendidikan berkelanjutan (P2KB/CPD). Modul pelatihan disusun bersama IDI (termasuk perhimpunan) dengan Kementerian terkait dan asosiasi institusi pendidikan. Dalam pelaksanaannya, instruktur pelatihan dapat dimintakan dari institusi pendidikan yang berpengalaman. Bentuk pelatihan juga dapat dilakukan jarak jauh dengan modul yang disesuaikan. KKI pun telah sepakat bahwa dari pelatihan tersebut dapat diberikan kompetensi tambahan yang dibuktikan dengan Sertifikat Kompetensi Tambahan dan pencantuman kompetensinya di STR. Hal yang terpenting yang dibutuhkan masyarakat saat ini adalah pemerataan dokter ke daerah. Pemerataan dokter ke daerah harus diikuti dengan advokasi tingkat kesejahteraan dokter yang akan bertugas ke daerah. Harus ada pembeda tunjangan fungsional serta dukungan tugas yang diberikan kepada dokter yang akan bertugas ke daerah. IDI dan KKI sepakat untuk Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) bagi dokter di level 8. Dikhawatirkan upaya ini akan dimentahkan dengan menetapkan dokter menjadi turun di level 7 kembali gara-gara pemaksaan DLP. *Semua harus tersenyum, rakyat dan dokter*

Sunday, October 9, 2016

Bus Gunung Mulya jurusan Wonogiri-Solo
Stasiun Wonogiri adalah tujuan terakhir Rail Bus Batara Krisna dan selanjutnya buat pengalaman si kecil saya ajak untuk pulang naik Bis. Dari keluar Stasiun Wonogiri ke arah kiri jalan kami sempat bertanya kepada penduduk setempat dan di beritahu lurus saja nanti ketemu perempatan bangjo.

Jam menunjukkan 08.15 WIB Berjalan kurang lebih 500 meter sampailah kami di bangjo. Untuk memastikan arah bis ke Solo pastilah saya bertanya dan beruntung ada pos Polisi. Permisi mau tanya pak,kalau mau ke solo nunggu bis nya di mana ya? dan di jawab oleh Pak Polisi yang baik,oo ya pak sebelah situ saja nunggunya(yang berarti saya dan anak saya tidak perlu menyebarang.

Hanya menunggu beberapa saat bis Gunung Mulya datang dan kami menumpang.Dalam perjanan ini saya berharap anak saya bisa memperhatikan suasan dalam bis dan di luar bis. Sampai di Sukoharjo suasana dalam bis bertambah semarak dengan pengamen jalanan dan pedagang asongan.

Sesampai di Kerten kami turun yang rencana nya mau mencari makan. Ternyata di depan ada pemberhentian bis batik trans dan pada saat itu juga Batik trans juga datang. Kemudian kami menumpang Batik Trans dengan tiket Rp 4.500 dan samapi terminal Kartasura kami turun.

Pengalaman pertama anak saya naik Batik solo Trans yang dulu pernah saya janjikan untuk mencobanya. Setelah turun kami mencari becak supaya perjalanan dengan anak saya tambah berkesan. Dan akhirnya sampai rumah tepat pukul 10.00 WIB


Bus Gunung Mulya yang kami tumpangi

Bis Batik Solo Trans punya Solo


Becak 

Terminal Kartasura dan becak yang akan kami tumpangi

Baca juga
Awal perjalanan naik Rail bus batara kresna
Suasana naik Rail Bus Batara Krisna
Rail Bus Batara Krisna

Rail Bus Batara Krisna di gagas saat Jokowi menjadi Wali Kota Solo. Dulu sempat berhenti operasinya beberapa saat dari awal beroperasinya Juli 2011. Hari minggu ini dengan berangkat setelah sholat subuh,kami warga RT 5 Perum Indra Indah menuju Stasiun Solo Kota yang sebelumnya kami sempat Booking tiket.

Anak saya yang antusias dan bertanya kok belum datang-datang keretanya yah? Dan pada pukul 06.30 WIB kereta Rail Bus Batara Kresna pun datang. Setelah menaiki gebong kereta,ternyata sudah penuh,gak papalah karena mungkin ini hari minggu banyak peminatnya.

Kereta berjalan pelan-pelan dengan suasana kanan-kiri sawah. Dan setelah sampai Stasiun Sukoharjo Alhamdulillah anak saya dapat tempat duduk. Itu yang terpenting bisa menyenangkan anak saya yang untuk pertama kali naik kereta

berdiri dulu tuh teman-teman sambil main game 

kapan lagi naik Rail Bus Batara Krisna?


Stasiun Sukoharjo


Ibu-ibu pun semangat

Stasiun Pasar Nguter

Suasana persawahan

Stasiun Wonogiri

Akhirnya sampai juga di Stasiun Wonogiri
Baca Juga tentang
Stasiun Solo Kota
Perjalanan Pulang naik bis,Batik trans dan Becak

Stasiun Solo Kota-Sangkrah Pasar Kliwon
3 minggu yang lalu istri mengabari kalau arisan ibu-ibu RT akan ke luar dan mau mencoba naik Sepur Rail Bus Batara Kresna dari Solo ke wonogiri. Karena sejak Rail Bus tersebut di luncurkan saya juga ingin mencobanya dan apalagi si kecil belum pernah sama sekali naik kereta,so saya ikut mendaftar.

Tadi malam saya berpikir acara ibu-ibu balik dari Wonogiri jam 12 siang dan saya tanya si kecil besok pulang naik Bis ya le..biar ada pengalaman juga ya.. akhirnya dia setuju.

Pagi tadi kami berangkat jam 04.45 karena jadwal Kereta jam 06.00 pagi. Sampai di Stasiun Kota atau wilayah Sangkrah suasana masi sepi dan udara yang segar.

Stasiun Kota tergolong Stasiun kelas 3 yang terletak di Sangkrah,Pasar Kliwon dengan kebersihan yang bagus. Stasiun Solo Kota Dibuat pada tahun 1922 pada masa Belanda.


Kereta Rail Bus Batara Kresna yang kami tunggu berangkat dari stasiun Purwosari jam 06.00 dan sampai Stasiun Kota jam 06.25







Suasana Stasiun Solo kota

Perjalanan Selanjutnya :
Menjajal Rail Bus Batara Krisna
Perjalanan pulang naik bis,Batik trans dan becak

<

Friday, September 30, 2016

                                                                   Oleh
                                  Abdul Razak Thaha Ketua Dewan Pakar PB IDI

Pengambilan keputusan dalam pembuatan kebijakan publik harus berbasis bukti (Evidence Based Decision Making), tujuannya adalah agar keputusan yang diambil tepat, terutama di saat-saat situasi sulit. Harus dimulai dengan penilaian sistematik (critical appraisal) terhadap bukti yang ada dan berbahaya jika keputusan dibuat hanya berdasarkan asumsi saja, apalagi keputusan besar yang menyangkut masa depan bangsa dan Negara.

Program Pendidikan Dokter Layanan Primer (DLP) ini dirancang oleh Kelompok Kerja Percepatan Pendidikan Dokter Layanan Primer, Kementerian Pendidikan Tinggi & Ristek bersama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2015. Pada hal, tidak ada satupun negara di dunia yang memiliki gelar DLP (Primary Care Physician). Gelar GP (General Practitioner) atau FP (Family Physician) di luar negeri adalah Dokter (umum) yang bekerja pada layanan primer, baik perorangan maupun keluarga. Mereka lulusan Fakultas Kedokteran melalui jenjang pendidikan yang sama dengan lulusan Dokter (umum) di Indonesia.

HPEQ Project 2009 – 2014 melalui pinjaman dari Bank Dunia: tidak ada rekomendasi Program Studi DLP. WHO dan WONCA merekomendasikan dokter yang bekerja di layanan primer dengan kriteria ‘Five Star Doctor’, yang telah dijadikan kriteria dari capaian pendidikan dokter Indonesia sejak 2007, dan menjadi dasar penyusunan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI) 2012 dan sudah mulai diterapkan sejak tahun 2013. Sebagai contoh adalah Kurikulum FK UI Jakarta mengacu pada Program Standar Internasional di bidang pendidikan kedokteran yang ditetapkan oleh World Federation of Medical Education (WFME).

Dokter Bintang Lima (The Five Star Doctor) berarti dokter yang mampu berperan sebagai Penyedia Pelayanan Kesehatan & Perawatan (Care provider), Pengambil Keputusan (Decision-maker), Komunikator yang baik (Communicator), Pemimpin Masyarakat (Community leader), dan Pengelola Manajemen (Manager). Serupa dengan SKDI 2012 dan tidak jauh berbeda dengan RPP Pelaksanaan UU No. 20/2013 Tentang Pendidikan Kedokteran Bab III, Pasal 15, Ayat (3). Tidak ada perbedaan yang demikian besar dan signifikan, sehingga pendidikan formal tambahan sebagai DLP selama 3 tahun, patut diperdebatkan. Tambahan ini justru berpotensi mengganggu pelayanan pada tingkat primer dan pada gilirannya merugikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan dokter.

Jalan Panjang Pendidikan Dokter Indonesia meliputi Pendidikan Dasar Kedokteran selama 4 Tahun untuk menjadi S.Ked. Kemudian mengikuti Kepaniteraan klinik di RS Pendidikan selama 2 Tahun dan menjalani ujian kompetensi (UKMPPD) dengan masa tunggu sekitar 3-6 bulan untuk memperoleh Ijazah dokter, Sertifikat Profesi dan Sertifikat Kompetensi dari Organisasi Profesi. Dilanjutkan dengan proses Pendaftaran pada KKI (Konsil Kedokteran Indonesia) untuk memperoleh STR (Surat Tanda Registrasi). Lalu menunggu giliran internship ke RS jejaring dan puskesmas minimal 6 bulan, kemudian mengikuti internship (pemahiran) selama 1 Tahun untuk memperoleh SIP (Surat Ijin Praktek). Total: diperlukan waktu minimum 8 tahun untuk sampai dapat berpraktik mandiri dengan STR definitif sebagai dokter. Apabila UU Dikdok tentang DLP dijalankan, maka masa belajar bertambah 3 tahun, mejadi total waktu 11 tahun, baru dapat berperan sebagai dokter.

Hasil UKMPPD mengindikasikan bahwa akar masalah berada pada proses belajar-mengajar pada institusi pendidikan kedokteran. Tegasnya akar masalahnya terletak pada Institusi Pendidikan Kedokteran sebagai pabrik penghasil dokter. Yang harus dilakukan adalah perbaiki pabrik yang bermasalah, bukan membuat pabrik baru. Kondisi Obyektif FK se-Indonesia sampai Maret 2016, pendidikan dokter dilakukan di 75 PT yang terdiri 33 PTN dan 42 PTS dengan 17 berakreditasi A, 28 berakreditasi B dan 30 berakreditasi C. Setiap tahun lahir 8.000 dokter baru, yang dihasilkan oleh institusi pendidikan kedokteran dengan variasi akreditasi. Apa yang telah dilakukan? Ternyata bukan memperbaiki mutu 58 FK yang berakreditasi B dan C, tetapi pemerintah bahkan memberikan izin 8 Prodi Kedokteran baru pada Maret 2016. Pada hal klasifikasi 8 Prodi tersebut berdasarkan hasil keputusan rapat Tim Visitasi Nasional Kemenristek Dikti pada Desember 2015 terdiri 3 prodi memenuhi syarat minimum untuk akreditasi C, 4 prodi belum memenuhi syarat minimum dan diberi kesempatan memperbaiki diri selama tahun 2016 untuk dilakukan visitasi ulang, dan 1 prodi bahkan belum pernah divisitasi sama sekali.

DLP adalah sebuah kesalahan, karena masuknya DLP ke dalam UU Dikdok tidak didukung kajian akademik. Diakui oleh beberapa pihak bahwa ide DLP datang tiba-tiba. Justifikasi gaji DLP lebih besar karena disetarakan dengan dokter spesialis tidak berdasar. Tidak ada hubungan besarnya bayaran kepada dokter di layanan primer dengan prodi DLP. Di banyak negara maju GP justru mendapat ‘income’ lebih tinggi dari sebagian dokter ahli, tanpa perlu diberi embel-embel setara spesialis. Sistem penggajianlah yang harus dirancang untuk mengatur hal itu.

Kesimpulan Kajian PB IDI :
1. Pemerintah belum melihat masalah layanan primer secara holistik, akibatnya lahir berbagai keputusan yang fragmented, yang berpotensi mengundang masalah baru.
2. Pendidikan formal DLP bukan pilihan yang tepat untuk meningkatkan kompetensi dokter umum yang bekerja layanan primer.
3. Walaupun aturan pelaksana dari UU No. 20/2013 tentang Dikdok (Peraturan Pemerintah dan Permen) belum diterbitkan, namun pendidikan DLP sudah dilaksanakan dengan menggunakan dana APBN.
4. Keputusan (besar) tanpa didahului riset lapangan yang seksama, dan hanya didasarkan pada asumsi, apalagi jika asumsinya keliru, adalah sangat berbahaya.
 5. Tawaran IDI untuk mengatasi masalah ini adalah bukan pendidikan formal DLP, hentikan semua kegiatan sosialisasi, persiapan dan pelaksanaannya, kemudian kita semua melakukan penilaian sistematik (critical appraisal), untuk membentuk sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik

Share dari Dr Eva Sridiana

Tuesday, September 27, 2016

Beberapa orang mungkin bingung cara mempromo atau mempopulerkan sebuah bisnis di Internet. Memang penting sebuah bisnis memiliki suatu official atau kantor di dunia maya ini karena hampir sebagian besar kita sudah menggunakan Internet.

Umumnya para pebisnis atau sejenisnya menggunakan Blog atau website sebagai Kantor di Interenet. Tapi bagi yang tidak mau susah-susah apalagi gaptek tentang Blog atau Website  anda bisa menggunakan Halaman di media sosial sebagai kantor anda di wilayah Internet.

Saya ambil contoh

. Halaman Bisnis Google +
Ini sangat penting bagi bisnis anda apalagi mempunyai kantor resmi di suatu kota. Kenapa? karena jika anda sudah punya akun di Halaman bisnis G+ lokasi kantor anda juga akan tersedia di Google Map.

Di G+ kita bisa membikin menu layaknya website dan di G+ di namakan Koleksi. Di Koleksi kita bisa membikin sesuai dengan kebutuhan bisnis kita misal untuk info alamat,info tentang bisnis kita,info jualan kita dan lain-lain.

Selain itu kita bisa juga bikin artikel-artikel lewat bikin Status atau postingan. Kelebihan lainya anda akan mudah di indeks oleh Google sehinga halaman bisnin anda mudah di cari dalam pencarian di Google search. Anda tidak usah pusing-pusing tentang SEO layaknya bikin blog dan Website. yang penting rajin posting dan teman yang banyak di media sosial.

Keuntungan lainnya anda juga bikin komunitas yang sesuai dengan bisnis anda dan tentunya semua yang kita gunakan adalah gratis.

Tambahan baik di Google plus atau Facebook kita bisa menngunakan nama subdomain dengan nseuai nama bisnis kita tentunya kalau belum di ambil oleh orang lain.

 Halaman Bisnis di Facebook
Uraiannya hampir mirip di Google plus dengan kunggulan kebanyakan orang indonesia lebih senang menggunakan Facebook sedang kelemahannya facebook menggunakan Google maps juga untuk halaman bisnis kita.

Dan utamanya untuk kedua halaman kita di G+ dan Facebook kita juga harus sering update status dan mengenalkan kepada teman-teman atau orang-orang yang menggunakan media Sosial.

bagaimana mendaftarkannya?
Untuk facebook silahkan silahkan lihat sidebar kiri (dekstop) nanti ada tulisan buat halaman dan kalau di smartphone silahkan masuk facebook klik 3 garis di kanan atas dan kemudian cari halaman di situ juga tersedia.
Untuk Google plus silahkan kunjungi www.google.co.id/bisnisku

atau baca tulisan saya tentang halamn bisnis di G+  http://www.colomadu24jam.com/2016/09/halaman-bisnis-saya-di-google.html

Berikut link halaman bisnis saya di G+ dan facebook



Praktek Dr Ujang Hermawan

Promosikan Halaman Anda Juga


Sunday, September 25, 2016

                                 oleh Dr Patrianef Patrianef



Sepertinya Pemerintah saat ini saling berpacu dengan organisasi profesi dokter dalam hal pembentukan Dokter Setara Spesialis Layanan Primer. Disatu sisi pemerintah ( Kemenkes dan Kemenristek Dikti) dengan segala sumber daya yang dimilikinya berusaha membentuk profesi ini sesegera mungkin, mereka mempunyai seluruh fasilitas yang memungkinkan untuk terlaksananya hal ini, ada uang, ada fakultas dan ada dokter yang mau dididik. Mereka sudah mulai mengawali pembentukan Program Studi ini, walaupun belum ada pendidiknya yang bergelar Setara Spesialis Layanan Primer. Mereka masih mengambil dari tenaga spesialis program studi yang lain. Disisi berlawanan, dalam hal ini organisasi profesi dokter berusaha menghambat, dengan segala keterbatasan yang mereka milki, anggaran yang tidak ada, sumber daya manusia non medis tidak ada, fakultas tidak ada, jaringan dan “link” ke legislatif terbatas. Pertarungan ini seperti pertarungan antara David dan Goliath. Sudah bisa di prediksi siapa pemenangnya.

Penentangan terhadap Pembentukan Dokter Setara Spesialis Layanan Primer ini berasal dari hampir seluruh cabang IDI dan disampaikan pada saat Muktamar IDI di Medan. Sehingga PB IDI harus melakukannya jika tidak mau di “ impeachment” oleh anggotanya yang akan menjadi preseden buruk kedepannya. Sehingga PB IDI terpaksalah melakoni peranan DavId melawan Goliath. Pertarungan yang tidak seimbang sudah berada didepan mata. Tentu saja para oportunis yang tidak melihat peluang menang dari David akan berada disisi Goliath. Dan tentu saja cukup banyak oportunis yang melihat dari sisi yang lebih realistis ketimbang yang idealis.

Penentangan dari dokter sebagian besar dilatar belakangi pengalaman mereka saat bertugas di pelayanan primer. Sebagian dokter Indonesia saat ini pernah bekerja di Pusat Pelayanan Primer karena kewajiban “ Wajib Kerja Sarjana” dan “ Penugasan Tidak Tetap” yang dikaitkan dengan perijinan sekolah spesialis. Sehingga mereka tahu persis kondisi pelayanan kesehatan di layanan primer. Mereka tahu persis bahwa masalahnya bukanlah pada kualitas dokternya tetapi lebih kepada faktor faktor diluar tenaga medisnya.

Kondisi saat ini kalau dimisalkan persis seperti pengemudi dan mobil. Sepintar apapun pengemudi, kalau mobil yang dibawanya jelek, cc kecil, ban sudah licin, umur mobil sudah tua, spare partnya memakai barang KW dan kanibal dari mobil lain, maka hasilnya akan tetap jelek. Malahan yang terjadi adalah si pengemudi frustrasi dan sering membiarkan mobilnya tergeletak begitu saja. Saat ini yang terjadi dengan program ini adalah peningkatan kualitas pengemudi, ibaratnya pengemudi dengan SIM A pribadi dijadikan SIM B Umum dan diasumsikan pengemudinya akan mampu membawa truk gandeng.

Gampang memang menyalahkan pengemudi, karena sistem kita memang begitu. Kalau ada kecelakaan pasti yang paling gampang disalahkan adalah pengemudi. Kalaupun mobil yang salah mungkin rem blong maka pengemudi tetap salah, mengapa masih mau mengemudikan mobil dengan kondisi tua dan rem yang jelek. Paling mudah menyalahkan pengemudi ketimbang menyalahkan pemilik mobil.

Itulah yang terjadi dengan sistem kesehatan kita saat ini. Kualitas pelayanan kesehatan yang rendah, ditimpakan kepada dokternya dengan asumsi kualitas dokter yang bekerja dilayanan primer rendah dan perlu di “upgrade” sehingga setara spesialis. Jalan fikiran yang sederhana dan sangat masuk akal jika kita asumsikan seperti pengemudi dan mobil. Padahal masalahnya jauh sangat rumit.

 Pelayanan kesehatan di Pusat Pelayanan Primer saat ini seperti yang dialami oleh banyak dokter sangat jauh dari sempurna dan mungkin saja data diatas kertas yang ada di Kementerian berbeda dengan fakta dilapangan, karena pengawasan pengadaan barang sampai keujung negeri yang hanya dapat ditempuh dengan jalan kaki sangat terbatas.

Yang pertama jumlah , walaupun terjadi peningkatan jumlah fasilitas pelayanan primer di seluruh daerah, tetapi tetap masih jauh dari memadai. Beberapa penelitian yang dilakukan diluar negeri menyatakan bahwa jarak tempuh dari pemukiman ke fasilitas kesehatan primer terdekat sebaiknya memerlukan waktu 15 menit. Konsep yang digunakan adalah mendekatkan pelayanan kesehatan ketengah perkampungan dan ketempat kerja. Konsep yang masih digunakan selama ini masih menggunakan konsep daerah. Kalau tahun 1980an masih memakai konsep 1 kecamatan satu puskesmas sekarang mungkin sudah bergeser , tetapi tetap belum bisa 1 Puskesmas untuk satu desa. Ini hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan. Mana ada daerah kita yang jarak tempuh ke Puskesmas 15 menit.

Yang kedua adalah infrastruktur. Jalan, listrik dan air bersih yang disebagian tempat masih merupakan barang mewah. Masih ada daerah yang listriknya hidup hanya pada malam hari, padahal banyak obat dan vaksin yang memerlukan kontinuitas mesin pendingin untuk keefektifannya. Kira kira bagaimana kualitas vaksin yang tidak selalu dalam kondisi dingin karean keterbatasan listrik. Di Kecamatan saja masih ada listrik yang terbatas, bagaimana kira kira didesa yang lebih jauh. Bisa diduga bahwa walaupun kuantitas masyarakat yang di vaksinasi banyak tetapi kualitasnya diragukan. Air bersih masyarakat masih sering menggunakan sumber yang tidak layak seperti . Wabah diare sering terjadi karena sistem pembuangan kotoran manusia yang masih menggunakan sungai. Tentu saja jalan yang belum mencapai ujung ujung negeri dan struktur geografis daerah yang bersungai dan berbukit memperjelek sistem transportasi pasien. Hal yang biasa bagi pasien memerlukan waktu seharian ke Puskesmas dengan menggunakan sepeda motor menyeberangi sungai dan menggunakan perahu kecil untuk mencapai Puskesmas.

Alat kesehatan. Bagi semua dokter ini adalah masalah mendasar di Fasilitas Layanan Primer. Ada asumsi dan itu diperkuat dengan "image" gambar dokter yang tersebar dimana mana, bahwa seorang dokter hanya menggunakan sebuah stetoskop. Itulah yang terjadi. Kalau dipuskesmas kadang masih ada alat diagnostik lain, tetapi di Puskesmas Pembantu yang ada hanyalah sebuah stetoskop dan sebuah tensimeter. Seperti benda ajaib saja stetoskop dan tensimeter yang dapat mendiagnosa banyak penyakit. "Image" yang masih terpelihara subur sampai saat ini. Padahal sebuah fasilitas kesehatan memerlukan alat pemeriksaan lain otoskop, rhinoskop, alat pemeriksaan mata, alat operasi minor, laboratorium sederhana. Yang lebih parah adalah bahwa alat alat yang sampai kedaerah itu sering tidak berfungsi, selain itu dana dan petugas yang berfungsi untuk pemeliharaan sering tidak ada sama sekali. Bagaimana seorang dokter bisa mendiagnosa jika hanya mengandalkan itu dan tragisnya alat itupun sering cepat rusak.

 Obat obatan, banyak obat obatan yang tidak tersedia, bahkan kadang kadang obat obat tertentu bisa kosong dalam waktu cukup lama. Kadang jika terjadi wabah diare disuatu daerah , persediaan infus dipuskesmas terbatas demikian juga di kabupaten. Sehingga sering ada anekdot pasien bisa diinfus dengan air kelapa. Anekdot yang muncul akibat keterbatasan kita. Anekdot lain semua penyakit bisa diobati dengan cuma parasetamol dan CTM , konyolnya karena obat itu yang banyak, sangat sering doktedr puskesmas meresepkan obat itu.

Satu hal mungkin ikut berperanan sehingga kualitas pelayanan kesehatan rendah di Fasilitas Layanan Primer adalah Penghargaan dari Negara kepada mereka yang bertugas di daerah terpencil dan sangat terpencil. Mereka bertugas disana dengan segala keterbatasan dan penghargaan dan penggajian yang terbatas. Yang lebih memilukan adalah konsep perjalanan karir mereka sesudah selesai bertugas didaerah sangat terpencil.

Kami menerima keluhan dari salah seorang peserta yang mengabdi dengan ikut program Nusantara sehat yang sedang digalakkan pemerintah. Pada saat selesai menjalani program tersebut, mereka tidak punya cukup uang untuk melanjutkan pendidikan. Kurang apa nasionalis mereka dalam pengabdian. Tetapi untuk melanjutkan pendidikan spesialis tidak cukup dibayar hanya dengan bukti nasionalis. Perlu uang sebagai bukti kesiapan pendidikan dan melanjutkan hidup. Sekolah dan makan tidak dapat dibayar dengan hanya mengandalkan piagam penghargaan. Akibat dari penghargaan yang kurang maka tidak ada dokter yang mau bertugas lama, karena hidup berjalan terus dan biaya yang dibutuhkan semakin besar.

Agaknya Pemerintah perlu memikirkan lagi hal ini. Apakah memang perlu sopir mobil yang mampu membawa truk gandeng dengan SIM B2 Umum atau cukup sopir dengan Sim A Pribadi dengan kemampuan wajar tetapi menggunakan mobil bagus sehingga mobilnya mampu berjalan optimal.

Demi untuk Indonesia yang lebih baik diperlukan kedewasaan kita bersama, saling mengalah dan saling memberikan yang terbaik bagi bangsa dan rakyat Indonesia serta dunia kedokteran. Ini bukanlah pertempuran antara David dan Goliath. Ini bukanlah pertempuran kalah menang. Ada kecenderungan kearah sana saat ini. Kementerian pasti tidak akan mengalah karena menyangkut Program , Proyek yang sudah dianggarkan, Kegagalan melaksanakan Program dan Proyek tentu saja akan merusak reputasi mereka.

Diperlukan turun tangan Legislatif dan Bapak Presiden yang kita yakini bisa melihat dengan mata fisik yang lebih jernih. Karena menggunakan mata hati maka emosi lah yang lebih menonjol. Kese Demi untuk Indonesia yang lebih baik, kami sebagai dokter yang pernah bertugas di Fasilitas Layanan Primer menyatakan bahwa prioritas saat ini adalah kearah lebih memperbaiki sistem. Itulah tugas Kemenkes. Kualitas dokter yang rendah biarlah Kemenristekdikti yang memperbaiki dengan revisi kurikulum, bukan dengan menambah masa pendidikan

Jakarta, 25 September 2016
Patrianef Patrianef Sekjen P-PDIB ( Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu)
Seorang Spesialis, Subspesialis dan Konsultan Pernah bertugas di Fasilitas Layanan Primer daerah terpencil dan biasa

Wednesday, September 21, 2016

Ketika seorang anak lahir sampai Baligh dia bersih belum menanggung dosa. Ketika anak bayi disuapi,merangkak,belajar jalan dan laiinya orang tualah yang membimbingnya,begitu pula tentang keyakinan atau dalam beragama dari kecilpun sudah mulai di ajarkannya.

Baik orang tuanya Muslim,Nasrani,Yahudi atau lainnya si anak tidak ada pilihannya yang pasti orang tua akan mengajarkan kebaikan pada umumnya. dalam hal beragama. Tahun demi tahun ajaran agama,ajaran kebaikan selalu mengisi kehidupannya (di luar itu pasti terkena atau bersinggungan dengan keburukan atau mendapat pikiran jelek dari sekitar atau mungkin ortunya sendiri).

Walaupu inti setiap ajaran agama itu baik, Agama atau keyakinan tergantung dia yang membawanya,mau di bawa sekedarnya,di bawa sebagai dasar kehidupannya,di bawa untuk suatu kepentingan dan masih banyak lagi.

Begitu pula asal-usul lahir nya agama atau lebih pasnya ketauhidan yaitu beriman dan menyembah Allah. mulai dari Nabi Adam Allah mengajarkan KeTauhidan sampai Nabi Akhir jaman Nabi Muhammad SAW. Ketika perkembangan manusia sudah mulai melek atau mungkin alasan lain,Allah memberikan sebuah Kitab. Kitab yang turun melalui Malaikat disampaikan kepada seorang Nabi.

Malaikat itu tidak bisa di lihat mata biasa atau ada yang bilang Ghoib. Semua kepintaran kecerdasan perkembangan manusia di latih atau di ajarkan lewat Ghoib ( baca Malaikat). Makanya Firman Allah di Albaqarah :Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa,yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka.

Kitab pertama Taurat yang di emban oleh Nabi Musa dengan umatnya Bani Israil, kemudia Nabi Daud mengemban Zabur. Nabi Daud adalah Raja yang Sholeh begitu pula putranya Nabi Sulaiman yang di beri kelebihan Oleh Allah.

Kitab selanjutnya yang sebetulnya masih memberi tambahan-tambahan sesuai jamannya adalah Kitab Injil yang diemban oleh Nabi Isa As. Dan terakhir di emban oleh Nabi Muhammad SAW dan siapa yang bisa melihat kecilnya Muhammad bakalan menjadi seorang Nabi? adalah seorang Pendeta.

Dari Nabi Musa,Nabi Daud,Nabi Isa dan Nabi Muhammad mempunyai pengikut-pengikut yang taat.
Jadi jangan heran di dunia ini masih ada pengikut-pengikut taat dari para Nabi di atas walaupun sudah di sempurnakan ke Tauhidan lewat Nabi Muhammad SAW. Penjelasannya panjang tentang pengikut-pengkut itu. Mungkin bisa saya kasih contoh para pengikut 4 Madzab yang muncul setelah Nabi mempunyai keyakinan bahwa keyakinan mereka benar dengan madzab yang di pegangnya.

Para pengikut Sukarno,Kyai atau partai politik atau organisasi,mereka merasa benar dengan keyakinan yang di pegangnya walaupun ada suara sana sini yang menggodanya. Ketauhidan atau keimanan kepada Allah juga begitu,mungkin para penganut non muslim mempunyai keimanan yang tinggi kepada Allah karena dia taat dengan Nabi yang dianutnya.

Bagaiamana dengan Islam Agama yang sempurna ? Ajaran Muhammad yang biasa di sebut agama Islam adalah yang sempurna dalam kitab sebelum Al Quran pun sudah di kisahkan tentang Nabi Muhammad sehingga seorang pendetapun tahu kecilnya Muhammad bakalan menjadi Nabi besar Nabi Penutup jaman.


Peperangan antar Agama dalam sejarah hanya mendompleng sebuah Agama demi suksenya tujuan-tujuan mereka. Agama Tauhid tidak pernah mengajarkan kekerasan atau peperangan.
Baca juga tulisan saya tentang  Kerajaan Surga atau Kingdom Of Heaven yang saya beri judul

Tauladan dari Salahudin,raja Yerusalem dan Ibelin sebagai hamba Tuhan 

yang mungkin bisa memberi sedikit gambaran tentang mereka berkonflik Agama dan pelajaran bagus dari film itu.

Surga dan neraka hanya kita yang membikinnya. Surga MilikNya adalah kalau kita benar BerTauhid kepadaNya dan ini berlaku pula bagi pengikut taat bagi Pengikut para Nabi sebelum Nabi Muhammad. Banyak penduduk di dunia ini yang mempunyai kebahagiaan kedamaian dan rejeki melimpah,kenapa bisa begini?karena Allah membei mereka balasannya. Siapa nanam maka akan menuai dan itu berlaku semua oarang yang nota bene ciptaan Allah.

 Kunci Surga Laailahaiillallah (Tidak ada Tuhan selain Allah) hanya Allah yang kamu dasari setiap kamu berbuat bukan karena siapa-siapa (bukan untuk ,Kepentingan dan Tuhanmu yang lain).

Muslim,Nasrani dan Yahudi bila teguh memegang ajaranNYA yang notabene mereka satu Allah hanya berbeda pemmpin umatnya sebaiknya mencontoh dan memberikan kedamaian di Dunia yang berikan Allah SWT . Mari kita saling hormat menghormati walaupun kita berbeda.

nb.mohon maaf bila ada salah tulis di postingan ini.


Tuesday, September 20, 2016


Tauhid sepengetahuan saya adalah menyatakan Allah sebagai penguasa dan Pencipta alam semesta ini atau Tuhan semesta Alam. Sebelum Islam di turunkan para Nabi sudah membawa ajaran dari Zabur,taurat dan injil.

Inti ajaran Tauhid adalah akhlak yang baik sebagai dasar kehidupan untuk enak di dunia dan di Akhirat. Mengapa saya sarankan untuk nonton film Kingdom of Heaven? Di film itu kalau kita menyaksikan dan mendapatkan teladan dalam bergama


Kalimat yang penting dalam film ini:
-Satu Tuhan melawan satu Tuhan yang lain
- Balian seorang pengikut kristen yang taat
- Istri Balian bunuh diri dan karena uskup yang menguburkan dan mengambil kalaung salib dari      jenasah dan Balian tahu akhirnya Uskup di bunuh oleh Balian
- membunuh orang kafir uskup berkata itu bukan pembunuhan tapi jalan kesurga
-Balian bertujuan ke Yerusalem untuk mencari pengampunan dosa dia dan istrinya
-Dunia yang lebih baik dari sekarang kerajaan dengan hati nurani kerajaan surga adanya perdamaian antara umat islam dan kristen.
-Dalam perjalanan ke yerusalem balian berebut kuda dengan seorang muslim dan berhasil membunuh walaupun sudah di suruh berhenti oleh muslim satunya.
- Si muslim jatuh dari kuda dan ibelin berkata mengapa kamu begitu tenang?karena ini mungkin kehendak Tuhan dan Ibelin membiarkan hidup dengan syarat mengantar ke yerusalem
- tuhan tak bicara denganku bahkan tidak di bukit di mana kristus wafat,aku di luar berkat Tuhan(kata ibelin)
- Dalam kata agama aku melihat orang gila dan fanatikyang mengaku menjalankan kehendak Tuhan
aku sudah melihat banyak agama dalam mata pembunuh
-Kesucian ada dalam tindakan benar dan keberanian untuk membela mereka yang lemah dan kebaiakan yang Tuhan inginkan ada di dalam pikiranmu dan hatimu
- simak ketika ibalian bertemu dengan sang raja: Raja jiwamu adalah tanggung jawabmu walaupun kamu seorang Raja ketika berhadapan dengan Tuhan,kamu tidak bisa berkata tapi aku disuruh orang lain
-guy de lusignan dan reynald de chatilon bersama ksatria templar menyerang rombongan Saracen untuk meprovokasi Saladi dan raja
-Kebaikan hatimu akan diketahui para musuhmu dan ternyata yang di bebaskan ibelin adalah  seorang pemimpin muslim,kau menuai apa yang kau taburdan ibelin tidak dibunuh
-Aku akan mengaku kepada Tuhan ketika bertemu denganNya bukan padamu (uskup) kata sang Raja
- Ketika raja wafat dan di ganti guy de lusignan kemudian menyerang saracen dan membunuh adik Salahudin.
-Salahudin mengutus seseorang ke Guy de lusignan untuk menuntut dikembalikan jenasah adiknya dan orang yang bertanggung jawab dan yerusalem menyerah dan utusan Saladin di bunuh oleh Guy
- Guy de lusignan berangkat melawan Saladin karena panas dan bekal air kurang akhirnya mudah di kalahkan
- Ibelin mempertahankan karena rakyat yang tinggal di yerusalem
- Ibelin menyerah ke Salahudin dan Salahudin berkata Aku akan memberikan semua orang pengawalan ke tanah Kristen baik raja,ksatria dan semuanya termasuk Guy de lusignan akan kuserahkan kepadamu dan terserah Tuhan akan berbuat apa padanya,tak akan ada yang dilukai,aku bersumpah kepada Tuhan
-Ibelin berkata orang kristen membantai setiap Muslim di dalam kota saat mereka merebut kota ini(yerusalem) dan Salahudin berkata aku bukan orang sepereti itu,aku Saladin dan Ibelin menyerahkan Yerusalem sambil berkata Assalamualaikum.
- Salahudin memeriksa keadaan sekitar dan ketika ada salib yang jatuh ditanah di sebuah ruangan maka posisinya di benarkan olehnya di atas meja
- Seorang pimpinan perang muslim di bawah Salahudin berkata kepada Ibalian" dan jika Tuhan tidak menyayangimu bagaiman bisa kau melakukan semua yang sudah kamu lakukan damai sejahtera bersamamu.
baca juga tulisan menarik

Lahir dengan menjadi Muslim,Nasrani dan Yahudi atau lainnya

Mereka adalah penganut-penganut taat dan memberikan menjalankan perintah Tuhan yang mempunyai Kerajaan Surga dan di terapkan di kehidupan. Sebetulnya masih anyak terlewat kalimat-kalimat bagus dalam film ini dan ssemoga bisa menjadi contoh di Kehidupan kita

untuk menonton filmnya bisa lihat di youtube atau di link ini utuh 3 jam lebih di http://layarkaca21.tv/kingdom-heaven-2005/


sumber gambar : https://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/f/ff/Kingdom_of_Heaven.jpg

Friday, September 16, 2016


Foto sawah dekat rumah

Kalau cerita tentang persawahan di indonesia sebetulnya adalah lumbung nya sehingga di sebut negara agraria tapi karena laju pertumbuhan penduduk dan permitaan perumahan yang tinggi akhirnya banyak tanah sawah digunakan perumahan terutama di daerah jawa.

pernah sewaktu ketika kurang lebih dua bulan yang lalu saya mengenang waktu kecil melihat kunang-kunang di daerah persawahan sewaktu saya tinggal di kandang menjangan kartasura,sungguh menarik dan indah kunang-kunang yang mengeluarkan cahaya di malam hari,saya jadi berpikir kok sudah lama tidak melihatnya lagi ya?

Dan tiba-tiba dua hari yang lalu sewaktu mau berangkat kerja sehabis hujan saya gembira sekali karena melihat kunang-kunang di dekat sawah ini walaupun cuma satu..hmm akhirnya ketemu kunang-kunang juga.Tapi seumpama sawah ini jadi perumahan semakin susah lagi melihat kunang-kunang.

Semoga aku lihat kunang-kunang lagi dan banyak..


Tubuh manusia terdiri dari suatu sistem jaringan yang sangat sempurna dan ada suatu peribahasa yaitu ''salah satu pelajaran tentang dunia pelajarilah tentang tubuh anda karena tumbuh anda menganut keseimbangan atau bahasa keren nya feedback''.Tubuh akan memberitahu kepada anda apabila ada yang terganggu di tubuh anda.Contoh nya begini kalau anda lapar tubuh akan memberitahu dengan suara perut yang orang bilang keroncongan dan umpama anda lewatkan berulang kali nisacaya asam lambung anda akan naik dan tubuh anda akan memberitahu dengan munculnya rasa perih atau nyeri di perut anda.

Contoh lain misal nya kepala pusing yang berarti sistem peredaran darah di kepala atau sistem lainnya yang ada di kepala terganggu dan sebetulnya masih banyak gejala-gejala yang bisa di pahami di tubuh anda. Dengan anda memahami tubuh anda otomatis anda mengetahui tentang kesehatan anda dan mungkin banyak pelajaran yang anda dapatkan salah satunya keseimbangan hidup.contoh kecil dari keseimbangan hidup seperti kita bersosialisasi apabila kita tidak bisa memhami kondisi dari teman kita pastinya pertemanan kita juga akan terganggu.

Yang lebih berbahaya kalau tubuh kita tidak memberi tanda-tanda kalau ada sistem tubuh yang terganggu,kenapa lebih berbahaya? karena dengan tidak ada tanda-tanda,kita tidak bisa mencegah penyakit yang lebih parah. 


Pernah suatu ketika saya membuka rekening bank dengan maksud untuk tempat mengelola cash flow tempat praktek saya yang baru tapi selanjutnya rekening itu di biarkan karena memang paling males datang ke bank apalagi ramai.Setelah kurang lebih 3 bulan kemudian iseng-iseng saya cek ke bank dan ternyata uang yang sewaktu buat buka  Rp 400 rb tinggal Rp 364 ribu karena kena biaya administrasi dan sebagainya.

Itu adalah gambaran menabung bank di jaman sekarang bukannya uang kita bertambah malah berkurang tabungan kita .Hampir rata-rata bank sekarang memberikan bunga 3,5% pertahun jadi rata-rata perbulan bunga nya 0,2% dan kalau kita hitung perbulan administrasinya Rp 10.000 biar sama antara bunga dan biaya administrasi kita harus menabung lebih dari Rp 5.000.000 baru uang kita tidak berkurang karena impas dan kalau ada potongan administrasi yang lain bila kita menggunakan ATM berarti harus lebih dari Rp 5 juta baru kita imbang antara bunga dan potongannya.

Artinya bank masih belum menguntungkan bagi masyarakat ekonomi lemah karena jaman sekarang masih banyak mencari pinjaman dari pada menabung apalagi kalau punya uang kurang dari Rp 5 juta apabila ditabungkan lama-lama habis.
Ini semua hanya  saya sekedar tulisan yang bisa saya gambarkan dan saya bukan ahli ekonomi karena itu di luar bidang saya

nb repost tahun 2010
Apendisitis/usus buntu pada anak dan dewasa sebetulnya hampir sama keluhannya perbedaannya apendisitis pada anak perkembangannya lebih cepat.





Kenapa bisa begini?

1.dinding apendiks pada anak lebih tipis sehingga mudah terjadi perforasi

2.apendiks lebih panjang bila dibanding dengan tinggi badan

3.omentum tipis sehingga tak dapat menutupi sekum.

4.sekum masih mobil sehingga bila ada perforasi pus akan tercecer kemana-mana.

5.diagnosis terlambat karena anak tak bisa mengutarakan keluhannya.



Apa apendisitis itu?

apendisitis adalah perandangan pada apendik yang bisa di sebut sekum/suatu strukur usus kecil yang menempel di pangkal usus besar yang sekarang diketahui fungsinya sebagai sekresi imunoglobulin(untuk pertahanan tubuh) walaupun belum ada kejelasan lebih lanjut.



apa penyebab apendisitis itu?

biasanya apendisitis di sebabkan karena kotoran usus atau sisa makanan menyangkut ke apendiks.



gejalanya gimana?

1.pada anak atau bayi tanda pertama biasanya sering rewel,menangis,gangguan tidur dan kadang meronta.nyeri bisa hebat atau menetap pada perut didaerah kanan bawah.

2.suhu naik ringan antara 35-39 celcius,bila lebih kemungkinan sudah terjadi perforasi/kerusakan

3.bisa menyebabkan susah buang air besar atau sebaliknya yaitu diare.

4.muntah,mual,kembung dan gangguan perut lainnya.



gimana tindakan kita?

apendisitis bisa tanpa pengobatan dan sembuh sendiri tetapi kalau sudah perforasi/nyeri yang hebat yang menetap biasanya di lakukan tindakan operasi yaitu membuang apendiks itu.
Banyak yang orang-orang sering mengatakan lagi migrain nih..apa itu migrain?



Migrain adalah sejenis nyeri kepala yang disebabkan oleh pelebaran arteri serebri akibat perubahan kadar seretonin di dalam darah.



Kriterianya;

1.nyeri kepala yang paroksismal dan berulang bervarisai dalam intensitas,frekuensi dan lama serangan.

2.di antara serangan nyeri kepala ada periode bebas gejala.

3.rasa sakit bisa unilateral,tetapi dapat bilateral kadang dapat menyebar ke wajah,leher dan bahu.

4.serangan disertai dengan muntah,mual,anoreksia.

5.riwayat serupa di keluaraga.

6.nyeri kepala dapat di mulai oleh prodoma visual(gangguan awal masalah penglihatan).

7.sakit berupa berdenyut-denyut,menusuk-nusuk seperti di tarik-tarik atau dipukul-pukul.



Pencetusnya:

1.sterss,gangguan kebiasaan tidur,kelelahan fisik.dan serangan terjadi setelah strees selesai.

2.trauma kepala,sinar terang atau berkedip,eadaan lapar.

3.alergi makanan seperti coklat,keju.



Gimana mengatasinya:

1.jauhi faktro pencetus

2.istirahat yang cukup.

3.makan yang cukup dan jauhi yang kecut-kecut,coklat,keju dan bersantan.

4.untuk pertolongan pertama minum obat analgetik semacam parasetamol (analgetik dan anti piretik) tapi harus sesuai dosis.

5.segera kedokter tentunya bila tidak kunjng ada perbaikan.

Biasanya ibu-ibu dalam masa kehamilan ada yang merasakan namanya ngidam atau menginginkan sesuatu hal yang mungkin aneh atau sesuatu yan butuh perjuangan untuk mendapatkan seperti tentang makanan,buah-buahan.Ngidam di dalam pelajaran kedokteran tidak di bahas dengan khusus.sebetulnya dengan ngidam kita bisa mendapat pelajaran mendidik si calon bayi dan tentunya melatih kesabaran dan keteladanan si ibu terhadap bayi yang di kandungnya.



Ada yang mengidam buah mangga yang mentah,ada juga yang mengidam makan mie ayam saat bangun tidur padahal mana ada yang jualan mie ayam pada pagi-pagi sekali,semua itu apa perlu di turuti? jawabanya ada kalanya untuk di turuti dan adakalanya untuk tidak di turuti oleh sang ibu/sang suami.

Ibu sebetulnya bisa mengerem keinginan dari dalam(ngidam) yang kuat dengan cara untuk tidak di turuti sambil melihat perkmbangan apakah keinginan/ngidamnya tadi berulang lagi/hanya sekedar sementara.Tindakan tadi di maksudkan untuk melatih si calon bayi untuk sabar dan bisa di arahakan oleh ibunya kelak dalam perkembangan di kehidupannya setelah lahir dan tentu juga melatih pengendalian diri si ibu.



Gimana kalau ngidamnya kuat? ya segera di ikuti dengan catatan masih dapat di penuhi/mudah untuk mendapatkan apa yang di idamkan.Dengan mengelola untuk memenuhi keinginan(ngidam),si ibu akan tahu apa itu memang karena keinginan si calon bayi/keinginan si ibu sendiri.



Dalam mengelola ngidam saya sarankan sebaiknya ibu berdialog dengan si calon bayi misalnya punya ngidam kebab coba si calon bayi diajak dialog umpamanya "nak besok aja ya ini dah malam mana ada yang jual" / dengan melakukan pengalihan perhatian dari keinginan-keinginan tadi dengan melakukan kegiatan yag lainnya atau anda bisa melakukan trik-trik yang cocok pada kondisi dan situasi pada saat itu.



Jangan takut dengan mitos yang mengatakan ngidam harus di turuti karena nanti ada akibatnya setelah lahir karena belum ada yang terbukti kebenarannya.Yang perlu di ingat dengan mengelola ngidam sebetulnya kita juga mengelola hati si ibu dan si calon bayi untuk mendapatkan yang terbaik



Dalam mengelola ngidam memang di butuhkan keteladanan/kesungguhan si ibu



prinsipnya begini:

1.hamil itu bukan sakit jadi tidak ada kata malas/mengurangi semangat dalam menjalankan aktivitas si ibu.

2.sering berdialog dengan si calon bayi sehingga bisa mengerem/mengelola ngidam dengan mudah karena sudah terjalin dialog.

3.kelola keinginan ngidam dengan baik jadi kita akan tahu saatnya di turuti/tidak di turuti.

4.ajak suami untuk berdialog dengan si calon bayi sehingga si calon bayi merasa mendapatkan kasih sayang dari kedua orang tuanya.

5.belajarlah dalam masa kehamilan tentang apapun itu untuk perkembangan si calon bayi nantinya



Semoga tulisan ini bisa membantu dan selamat mencoba.

nb posting ulang 2010 lalu

Share ke Temanmu :